Berikut ini beberapa patokan agar kita sebagai pengguna bisa memilih yang terbaik baik laptop maupun komputer.
Laptop
Berbagai jenis Laptop pun bermunculan dari mulai yang murah dengan spesifikasi pas-pasan, sampai yang harganya mahal dengan spesifikasi yang high end. Nah buat anda yang punya rencana ingin membeli laptop, dan bingung menentukan pilihan, ada baiknya baca dulu tips berikut ini :
Ukuran : bagi yang sering bepergian jauh dan mengandalkan Laptop sebagai “asisten pribadi” ada baiknya kita memilih model Subnotebook dengan berat antara 3 pound atau kurang biar ringan dijinjing kemana-mana, seperti Apple’s MacAir atau Lenovo ThinkPad dengan harga berkisar $1.500 sampai $3.000. Namun jika anda lebih banyak menggunakan Laptop di rumah, sekolah atau kantor ada baik memilih seperti Dell Inspiron 1525, HP dv6700 atau Apple MacBook dengan berat 6-5 pound dan harga yang jauh lebih murah sekitar $800 sampai $1.200.
Operating System. Vista Vs XP. System operasi sangat penting buat mendukung aktivitas, karena itu sesuaikan system operasi dengan kemampuan yang dimiliki. Bila terbiasa memakai OS Windows XP tentu lebih bijak jika memilih Laptop dengan Built in Windows XP. Selain akan lebih mudah mengoperasikannya, tidak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi dengan Laptop yang baru saja dibeli. Selain itu akan lebih mudah menemukan Laptop dengan Built in Windows XP dibandingkan Vista. Perlu diperhatikan juga compabilitas hardware maupun software, dimana Vista masih sering menemui masalah (tidak kompetibel) dengan add-on hardware maupun softaware.
Memory : Jika membeli Laptop Apple, dua gigabytes sudah tersedia secara built in. Ini. Tapi bila ingin memakai Windows Vista maka untuk mendapatkan performa terbaik, sedikitnya membutuhkan tiga gigabytes memory.
Processor : untuk keperluan office sehari-hari, dual-core prosessor tentu sudah cukup baik. Lain lagi bila berencana memakai Laptop untuk main game, maka pilihlah prosessor yang lebih tinggi.
Storage : Jika ingin menjadikan Laptop sebagai komputer utama yang mendukung kerja atau aktivitas sehari-hari, maka 160 gigabyte hardisk lebih dari cukup. Lebih besar tentu lebih baik, tapi ada baiknya sesuaikan dengan kebutuhan.
Batery life : tak diragukan lagi pilihlah Laptop dengan kemampuan batery yang lama. Jangan sampai baru dipakai 1 jam, harus dicharges.
Komputer
Jika menginginkan membeli komputer atau PC rakitan, kita harus memperhatikan baket atau uang yang dipunya. Misalnya saja, ada brosur di toko komputer yang menghargai PC rakitannya sebesar 2,8 Juta dengan Spesifikasi
Intel PENTIUM 4 Harga Rp. 2.800.000,-
Prosesor: Intel Celeron
Motherboard: Merk “TERMATON”
RAM: Merk “ZingZung” 512 Mb
Monitor: Merk “Plagiatron” 15″ CRT
Lihat jenis procesornya, Judul Penawaran tidak sesuai dengan Prosesor.
Ingat Celeron dengan Pentium 4 itu jenis yang berbeda. Walaupun sama-sama produk dari Intel Corporate. Jadi tidak mungkin dengan bajet sekecil itu bisa mendapatkan procesor Celeron.
Selanjutnya tentang merk Motherboard, RAM dan monitor. Apa kita akan percaya dengan kualitas merek yang terasa aneh terdengar.
“TERMATON”, “ZingZung”, “Plagiatron”?
Apa ikhlas mengeluarkan uang sebesar itu untuk merek yang rasanya aneh di telinga.
Toko sebenarnya tak bermaksud menipu. Hanya membantu kalangan awam untuk mempermudah memilih-milih komputer dengan cara mempersingkat judulnya. Soalnya kalau orang di tawari prosesor “CELERON”, orang awam biasanya balik bertanya, “Celeron itu asli nggak Mas..?” Orang hanya tahu Pentium 1, 2, 3 dan 4.
Untuk pertimbangan merek, kita bisa cari referensi dengan cara membeli tabloid komputer dulu, kira kira merek apa yang disarankan.
Untuk merek-merek kelas menengah sampai tingkat mahal, biasanya saya menggunakan merek umum seperti Asus atau Gigabyte.
Selain itu juga harus memilih pertimbangan Purna Servis/garansi. Walaupun berbeda 50 ribu atau 100 ribu, kalau nanti selama masa garansi PC mengalami kerusakan, garansinya mudah.
